Subscribe to Yuliani.Net Subscribe to Yuliani.Net's comments

Kelas 3 lebih mudah dari kelas 2…..kata2 itu mulanya adalah ejekan Shania pada adiknya Angela. Alasannya sederhana karena nilai2 ulangan Angela di kelas 3 jauh-jauh lebih baik daripada sewaktu dikelas 2 semester 2. Aku selalu hanya bisa tersenyum mendengar ejekan yang kemudian berubah menjadi kata2 penyemangat pada saat anak2ku sedang putus asa karena pelajaran yang sulit mereka pahami.

Saat kelas dua terutama semester dua nilai2 ulangan Angel turun secara significan. Lumayan sering Angel mengikuti remedi. Bahkan guru Mandarinnya bilang supaya Angel ikut les untuk menaikkan nilai2nya. Saat itu aku marah. Ini guru tidak bertanggungjawab. Dia yang harusnya membimbing anakku mencapai ketuntasan kok malah nyuruh anakku les. Aku masih memegang prinsip untuk tidak mengikutkan anak2ku les untuk pelajaran sehari2. Tujuanku saat mereka SD adalah “menanamkan senangnya belajar”. Jadi nilai bukan tujuan akhir.

Tapi saat mengetahui Angel yang saat kelas 1 meraih rangking 4, dan saat kelas 2 semester 1 terjun bebas menjadi rangking dibawah, aku cemas juga. Untung saat itu si Dosgil mengingatkanku. Bukan rangking yang harus kuperhatikan tapi nilai mutlak yang dilihat. Aku jadi ingat akan tujuanku semula.

Kemudian petualangan dimulai. Aku meminta kakaknya Shania untuk mendampingi Angel belajar bahasa Mandarin kalau mau ulangan. Saat mengerjakan PR juga Shania mendampingi. Dan perubahan dengan cepat terjadi. Nilai2 bahasa Mandarin meningkat dengan pesat. Ternyata kemudian mereka menerapkannya pada hampir semua matapelajaran, nilai2 Angel menjadi bagus dan tidak pernah lagi remedi. Walaupun saat penerimaan raport nilai2 itu tidak terlalu membantu karena itu terjadi setelah UTS semester dua, tetapi kemudian itu menjadi pola.

Saat kelas 3, Angel kemudian menemukan rahasia “"sukses” dia. Belajar didampingi kakak Shania dengan hati gembira. Dan ternyata memang Angel membuktikan bahwa dia sudah menemukan cara belajar yang cocok dengannya. Nilai2nya bagus, hampir selalu diatas 90 untuk ulangan apapun. Tidak sekalipun remedi disemester ini. Kakaknya senang karena berhasil mendampingi. Aku juga senang karena anak2ku bisa menemukan kesenang belajar.

Mereka belajar tanpa paksaan. Mereka belajar karena memang ingin belajar. Walaupun gak ada PR mereka senang berdiskusi tentang pelajaran. Setiap hari mereka saling bercerita apa yang diajarkan guru pada mereka. Mereka bangga walaupun tidak ikut les seperti teman2nya mereka mampu meraih nilai seperti teman2 yang les. Bahkan itu menjadi tantangan bagi mereka untuk menjadi lebih baik dari teman2 yang ikut les.

Ayo nak…nanti kelas 4 juga akan lebih mudah dari kelas 3.


2 Responses

  1. #1
    airyz 

    kalo anak udah senang belajar, nilai akan mengikuti ;)

  2. #2
    Yuli 

    yang penting mereka mengerti yang mereka pelajari.
    Nilai bagus kadang menipu kalau didapat dari nyontek…jadi kami selalu menghargai berapapun nilai mereka asal didapat dengan jujur. Kemudian kami ajarin mereka berefleksi mana kekuatan dan mana kelemahan mereka. lebih ke tujuan jangka panjang dalam belajar bukan tujuan sesaat…

Leave a Reply