Sudah genap satu minggu aku bergumul dengan permasalahan di laboratorium. Belum ada jalan keluar. Terasa begitu berat dan gelap. Pertanyaan itu masih menggantung dan belum berjawab, sementara waktu terasa mengejar.
Berangkat penelitian jadi tidak menarik. Melangkah menuju laboratorium jadi terasa demikian berat. Hidup terasa tidak nyaman.
Tetapi pagi tadi terasa berbeda. Ketika berjalan tidak sengaja memandang ke arah tanaman yang banyak di kampus. Aku jadi tertegun. Pohon2 terasa begitu hijau, teduh. Bunga kuning kecil mulai bermekaran. Bunga kuning dan daun hijau pupus menjadi perpaduan yang menyejukkan untuk di pandang.
Sejenak aku berhenti melangkah dan menikmati pemandangan di depanku. Pemandangan yang harusnya bisa kunikmati tiap hari. Tapi selalu tidak terlihat karena permasalahan di laboratorium lebih mencengkeram perhatianku.
Terimakasih Tuhan untuk memperbolehkanku menikmati ciptaanMu pagi ini. Kaki ini menjadi ringan melangkah ke laboratorium dan menghadapi permasalahan yang ada. Walaupun belum ketemu jawaban atas pertanyaanku, pikiranku sekarang menjadi lebih jernih memandang.
Terimakasih Engkau mengingatkan padaku bahwa masih banyak hal yang bisa aku syukuri hari ini. Masih banyak keindahan yang bisa aku nikmati. Masih banyak sukacita yang bisa aku rasakan. Terimakasih untuk menyadarkanku bahwa masalahku ini hanyalah kerikil kecil ditengah2 limpahan berkatMu padaku hari lepas hari.



selalu bersyukur, pasti ada jalan